Tag - kebiasaan

Darah Kebiasaan Wanita (01) Makna Haid Dan Hikmahnya

oleh : Syaikh Muhammad bin Shaleh Al Utsaimin ?Rahimahullah Makna Haid Dan Hikmahnya Makna Haid Menurut bahasa, haid berarti sesuatu yang mengalir. Dan menurut istilah syara’ ialah darah yang terjadi pada wanita secara alami, bukan karena suatu sebab, dan pada waktu tertentu. Jadi haid adalah darah normal, bukan disebabkan oleh suatu penyakit, luka, keguguran atau kelahiran. Oleh karena ia darah normal, maka darah tersebut berbeda sesuai kondisi, lingkungan dan iklimnya, sehingga terjadi perbedaan yang nyata pada setiap wanita. Hikmah Haid Adapun [...]

Read more...

Darah Kebiasaan Wanita (02) Usia Dan Masa Haid

oleh : Syaikh Muhammad bin Shaleh Al Utsaimin ?Rahimahullah Usia Dan Masa HaidUsia Haid Usia haid biasanya antara 12 sampai dengan 50 tahun Dan kemungkinan seorang wanita sudah mendapatkan haid sebelum usia 12 tahun, atau masih mendapatkan haid sesudah usia 50 tahun. Itu semua tergantung pada kondisi, lingkungan dan iklim yang mempengaruhinya. Para ulama, rahimahullah, berbeda pendapat tentang apakah ada batasan tertentu bagi usia haid, di mana seorang wanita tidak mendapatkan haid sebelum atau sesudah usia tersebut? Ad-Darimi, setelah menyebutkan perbedaan [...]

Read more...

Darah Kebiasaan Wanita (03) Hal-hal diluar Kebiasaan Haid

Oleh : Syaikh Muhammad bin Shaleh Al Utsaimin ?Rahimahullah Hal-hal diluar Kebiasaan Haid Ada beberapa hal yang terjadi di luar kebiasaan haid: Bertambah atau berkurangnya masa haid.Misalnya, seorang wanita biasanya haid selama enam hari, tetapi tiba-tiba haidnya berlangsung sampai tujuh hari. Atau sebaliknya, biasanya haid selama tujuh hari, tetapi tiba-tiba suci dalam masa enam hari. Maju atau mundur waktu datangnya haid.Misalnya, seorang wanita biasanya haid pada akhir bulan lain tiba-tiba pada awal bulan. Atau biasanya haid pada awal bulan lain tiba-tiba [...]

Read more...

Darah Kebiasaan Wanita (05) Istihadhah Dan Hukum Hukumnya

Oleh : Syaikh Muhammad bin Shaleh Al Utsaimin ?Rahimahullah Istihadhah Dan Hukum-Hukumnya Makna Istihadhah Istihadhah ialah keluamya darah terus-menerus pada seorang wanita tanpa henti sama sekali atau berhenti sebentar seperti sehari atau dua hari dalam sebulan. Dalil kondisi pertama, yakni keluamya darah terus-menerus tanpa henti sama sekali, hadits riwayat Al- Bukhari dari Aisyah Radhiyallahu ‘anha bahwa Fatimah binti Abu Hubaisy berkata kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam :“Ya Rasulullah, sungguh aku ini tak pemah suci “Dalam riwayat lain? “Aku mengalami istihadhah maka [...]

Read more...

Darah Kebiasaan Wanita (04) Hukum Hukum Haid

oleh : Syaikh Muhammad bin Shaleh Al Utsaimin ?Rahimahullah Hukum-Hukum HaidTerdapat banyak hukum haid, ada lebih dari dua puluh hukum. Dan kami sebutkan di sini hukum-hukum yang kami anggap banyak diperlukan, antara lain: Shalat.Diharamkan bagi wanita haid mengerjakan shalat, baik fardhu maupun sunat, dan tidak sah shalatnya. Jugatidak wajib baginya mengerjakan shalat, kecuali jika ia mendapatkan sebagian dari waktunya sebanyak satu rakaat sempuma, baik pada awal atau akhir waktunya. Contoh pada awal waktu: seorang wanita haid setelah matahari terbenam tetapi ia [...]

Read more...

Darah Kebiasaan Wanita (06) Nifas Dan Hukum-Hukumnya

Oleh : Syaikh Muhammad bin Shaleh Al Utsaimin ?Rahimahullah Nifas Dan Hukum-Hukumnya Makna Nifas Nifas ialah darah yang keluar dari rahim disebabkan kelahiran, baik bersamaan dengan kelahiran itu, sesudahnya atau sebelumnya ( 2 atau 3 hari) yang disertai dengan rasa sakit.Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah mengatakan: “Darah yang dilihat seorang wanita ketika mulai merasa sakit adalah nifas.” Beliau tidak memberikan batasan 2 atau 3 hari. Dan maksudnva yaitu rasa sakit yang kemudian disertai kelahiran. Jika tidak, maka itu bukan nifas. Para ulama berbeda pendapat [...]

Read more...

Darah Kebiasaan Wanita (07) Penggunaan Alat Pencegah atau Perangsang Haid, Pencegah Kehamilan Dan Penggugur Kandungan

Oleh : Syaikh Muhammad bin Shaleh Al Utsaimin ?Rahimahullah Penggunaan Alat Pencegah atau Perangsang Haid, Pencegah Kehamilan Dan Penggugur Kandungan Pencegah Haid Diperbolehkan bagi wanita menggunakan alat pencegah haid, tapi dengan dua syarat: – a). Tidak dikhawatirkan membahayakan dirinya. Bila dikhawatirkan membahayakan dirinya karena menggunakan alat tersebut, maka hukumnya tidak boleh. Berdasarkan firman Allah Ta ‘ala: “… Dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan,… ( Al-Baqarah : 195). “? Dan janganlah kamu membunuh dirimu sesungguhnya Allah adalah Maha [...]

Read more...