Artikel, Tutorial, Tips dan Trik

Strategi Peningkatan Sumber Daya Manusia

0

Strategi Peningkatan Sumber Daya Manusia

Pada sub-bab ini akan dijelaskan bagaimana strategi yang baik untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dalam  suatu perusahaan.  Strategi ini diperlukan untuk mengantisipasi berbagai hal yang kemungkinan akan timbul pada saat proses peningkatan kualitas karyawan sebagai sumber daya manusia.

Pada realisasi yang ada dikatakan banyak faktor yang mempengaruhi  proses peningkatannya, antara lain seperti pihak yang berkepentingan eksternal, yaitu serikat pekerja dan faktor-faktor situasional, seperti pasar tenaga kerja lokal.  Dengan adanya hal tersebut maka dapat dibuktikan bahwa proses pengelolaan manajemen sumber daya manusia tidak dapat dipisahkan dari strategi arah perusahaan secara keseluruhan.  Salah satu hal yang paling penting adalah apabila kebijakan dalam MSDM tidak dipengaruhi oleh seluruh pihak yang berkepentingan, maka organisasi akan gagal memenuhi kebutuhan pihak yang berkepentingan dalam jangka panjang dan akan gagal sebagai sebuah organisasi

2.6   Pengertian Produktifitas

Setiap perusahaan baik di bidang produksi barang maupun jasa selalu bertujuan untuk meningkatkan keuntungan perusahaan dan selalu menjaga kelangsungan usahanya.  Keuntungan yang diperoleh perusahaan tergantung dari tingkat produktifitas yang dihasilkan oleh perusahaan itu sendiri. 

Pengertian produktifitas menurut Drs. Malayu S.P. Hasibuan adalah  “Perbandingan antara output dengan input, dimana outputnya harus memiliki nilai tambah dan teknik pekerjaannya lebih baik”. [1])

Sedangkan menurut Joseph M. Putti dalam bukunya “Memahami Produktivitas”, yang dimaksud produktifitas adalah “Suatu tingkat perbandingan antara besarnya keluaran dengan besarnya masukan”. [2])

 

 

 

 

 

Menurut Slamet A. Wiyadi MA, dalam bukunya “kepemimpinan Dalam Perusahaan “ menyebutkan bahwa produktifitas adalah “kesediaan para pekerja atau karyawan untuk menggerakkan tenaga di dalam menghasilkan barang-barang dan jasa-jasa yang menjadi tujuan usaha dari perusahaan tersebut”. [3])

Produktifitas menurut J. Ravianto dalam bukunya yang berjudul Produktifitas dan laba mengemukakan  bahwa “Produktifitas adalah perbandingan antara input dan output”. [4])

Produktifitas yang dihasilkan suatu perusahaan dapat dihitung dengan mengunakan rumus

 

 Produktifitas =                Keluaran (unit atau Produk yang dihasilkan)

                          Masukan (∑ Tenaga Kerja x ∑ Hari Kerja x ∑ Jam kerja sehari)”[5])

 

atau

Produktifitas =   Output

                           Input

 

Dari berbagai pendapat diatas dapat disimpulkan bahwa produktifitas adalah perbandingan antara input yang dalam hal ini adalah tenaga para pekerja atau karyawan dalam menghasilkan output yang merupakan barang-barang dan jasa-jasa yang memiliki nilai tambah  yang dihasilkan dalam jangka waktu tertentu.  Kalau input lebih kecil dari output maka dikatakan produktifitas yang dihasilkan adalah rendah demikian juga sebaliknya.



[1]) Malayu S.P. Hasibuan, Op cit, hal 121            

 

[2]). Joseph M. Putti, Memahami Produktifitas, Cetakan ke-1, Binarupa  Aksara, Jakarta, 1989, Hal 7   

[3]) Slamet Wiyadi, Kepemimpinan dalam Perusahaan, Bharata, Jakarta, 1964, hal 175.

 

[4]) J. Ravianto, Produktifitas dan Laba, Bagian ke-3, Penerbit Lembaga Sarana Informasi Usaha dan Produktifitas, Jakarta, 1985, hal 36

 

[5]) J. Rivianto, Ibid, Hal 36

Leave A Reply

Your email address will not be published.