SOLUSI POSISI BAHASA ARAB DI SMA PADA KURIKULUM 2013

SOLUSI POSISI BAHASA ARAB DI SMA PADA KURIKULUM 2013

Mengamati posisi pelajaran bahasa Arab pada implementasi kurikulum 2013 ini yang semakin terjepit, khususnya di sekolah-sekolah umum seperti SMA-SMK. Baca artikel yang dahulu di link berikut ini nasib Bahasa Arab bahasa Arab di SMA pada implementasi kurikulum 2013). Kami akan menawarkan beberapa solusi yang bisa dijadikan pijakan sebagai berikut :

  1. Untuk sekolah yang hanya ada program sains dan social atau tidak ada program bahasa.

Meskipun bahasa Arab hanya ada di Peminatan pada program Bahasa saja. Bahasa Arab bisa diposisikan pada lintas minat untuk sains dan social. Lintas minat dibagi rata antara mata pelajaran lain dengan mata pelajaran bahasa Arab.

Misal : suatu sekolah hanya ada program sains dan social berjumlah 15 rombel dengan rincian 6 rombel kelas X, 5 rombel kelas XI dan 4 rombel kelas X, maka lintas minat bahasa Arab bisa dilimpahkan khusus semua kelas X dan XI saja atau hanya kelas X saja baik program sains maupun social. Untuk lintas minat kelas XII mata pelajaran lain yang guru bersangkutan juga mengalami kekurangan jam mengajar.

  1. Untuk sekolah yang ada program bahasa, namun hanya beberapa kelas saja.

Kebanyakan sekolah memang memiliki sedikit kelas program bahasa bahkan sering cuma satu kelas saja program bahasa. Sehingga jatah jam mengajar guru bahasa Arab semakin sedikit karena Peminatan bahasa Asing hanya  11 jam per minggu jika mengajar semua kelas (kelas X, XI, XII program bahasa) dengan rincian kelas X 3 jam, XI, 4 jam, dan XII 4 jam per minggu. Masih jauh dari target 24 jam per minggu. Perlu ada 3 rombel kelas program bahasa lagi jika ingin memenuhi target minimal 24 jam per minggu.

Solusinya sama dengan di atas. Yaitu tetap dijadikan lintas minat pada program sains dan social untuk memenuhi target minimal 24 jam.

Semua itu tidak luput dengan pendekatan kepada kepala sekolah sebagai pemangku tertinggi di sekolah di mana kita mengajar dan musyawarah mufakat dengan waka kurikulum. Ada beberapa sekolah yang memang tidak sepenuhnya mengikuti program kurikulum 2013 seperti SMA Ar-Rohmah, Sekolah tersebut tetap menyisipkan mata pelajaran bahasa Arab ke dalam Kelompok Wajib dengan menghilangkan mata pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan (Penjas Orkes). Dengan alasan bahasa Arab sangat penting untuk diajarkan ke peserta didik. Bukan berarti sekolah tersebut mengesampingkan mapel Penjas Orkes. Karena setiap akhir pekan atau hari sabtu seluruh peserta didik sudah dibekali ekstra olahraga. Bahkan  berderet piala-piala kejuaraan sudah mereka kantongi. Sehingga tidak ada alasan untuk mencibir sebab tidak sepenuhnya patuh terhadap kurikulum yang diterapkan saat ini. Yang paling penting out put dari pada peserta didik  luhur budi pekerti dan pikiran.

Dan masih ada beberapa sekolah lain juga yang juga tetap memposisikan mata pelajaran bahasa Arab di kategori Kelompok Wajib seperti SMAIT (sekolah Menengah Atas Islam Terpadu) dan beberapa SMA Negeri lainnya.

Berikut link Buku Bahasa Arab SMA klik disni

 

 

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *