Artikel, Tutorial, Tips dan Trik

Pembelajaran Problem Posing dalam Kaitannya dengan Prestasi Belajar

0

Pembelajaran Problem Posing dalam Kaitannya dengan Prestasi Belajar

 Prestasi belajar siswa yang dimaksudkan di sini adalah skor tes hasil belajar yang dicapai siswa setelah kegiatan proses pembelajaran atau dengan kata lain yaitu kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal (problem solving) yang diberikan setelah perlakuan eksperimen.

            Problem posing merupakan suatu pendekatan pembelajaran yang menekankan pada kegiatan merumuskan soal yang memungkinkan dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal (Soedjadi:2000). Untuk meningkatkan kemampuan dalam menyelesaikan soal dapat dengan cara membiasakan siswa merumuskan soal. Kegiatan ini juga memberikan kesempatan yang seluas-luasnya pada siswa untuk merekonstruksikan pikiran-pikirannya dalam rangka membuat soal.

            Membiasakan siswa dalam merumuskan, menghadapi dan menyelesaikan soal merupakan salah satu cara untuk mencapai penguasaan konsep akan menjadi lebih baik. Hal ini sejalan dengan pendapat aliran Behaviorisme yang menyatakan bahwa untuk mencapai pemahaman yang lebih baik dapat dilakukan dengan cara mengulang-ulang masalah yang disampaikan (Hudojo, 1988:32). Dengan penguasaan konsep yang baik maka secara tidak langsung akan meningkatkan prestasi belajar fisika.

Jika melihat metode pembelajaran konvensional yang didasarkan pada behaviorisme semata, yaitu  pembelajaran lebih menekankan pada pengulangan-pengulangan (driil) terhadap masalah-masalah yang diberikan guru dan kegiatan siswa hanya menyelesaikan soal-soal dengan prosedur rutinitas (Hudojo, 1988:33). Hal ini berarti siswa hanya sebagai objek belajar belaka dan siswa tidak memiliki kemandirian dalam belajar. Kondisi ini akan menyebabkan siswa pasif dalam belajar dan akan mengalami masalah dalam menyelesaikan soal bila menghadapi masalah yang  baru bagi siswa.

            Dari uraian di atas, dapat ditunjukkan bahwa pembelajaran dengan pendekatan problem posing lebih memungkinkan adanya peningkatan pemahaman dan penguasaan konsep siswa dibandingkan dengan pembelajaran konvensional, sehingga dengan meningkatnya pemahaman dan penguasaan konsep akan meningkatkan prestasi belajar fisika. 

 

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.