Artikel, Tutorial, Tips dan Trik

Kapitalisme

0

Kapitalisme

Menurut Karl Marx, “kapitalisme adalah suatu sistem ekonomi yang memungkinkan beberapa individu menguasai sumber daya produksi vital yang mereka gunakan untuk meraih keuntungan maksimal. Marx menamakan mereka sebagai kaum borjuis (Sanderson,1993:169).”[1] Kapitalis industri abad ke-20 ditandai dengan dua hal penting, pertama, menurutnya pamor Inggris secara relatif dalam ekonomi dunia dan naiknya pamor bangsa-bangsa lain di dunia, terutama Amerika Serikat. Dan pada abad ke-20 Amerika Serikat sama telah mengambil pamor Inggris sebagai pusat-pusat kekuasaan penting di dunia. Kedua, masuknya fase baru dari perkembangan kapitalis yaitu kapitalisme monopoli. Di bawah kapitalisme monopoli ciri persaingan kapitalisme sangat berkurang seiring dengan perkembangan persekutuan kapitalis dalam ukuran dan pemusatan modal. Persekutuan besar mulai mendominasi pasar dan menggusur para produsen kecil dengan menjatuhkan mereka secara ekonomi. (Sanderson, 1993:200).”[2]   

Sirkulasi citra-citra media dalam masyarakat jelas membantu sukses komersial dan memungkinkan tersebarnya ideologi dominan. Tetapi seperti telah kita lihat, apa yang populer di televisi dan kebudayaan komersil lainnya terutama film dan musik juga menjadi sumber daya yang dikenal luas dan dapat diakses oleh khalayak untuk menjalankan kekuasaan budaya. Banyak diantara konsekuensi sosial yang paling dalam dari budaya pop baik yang mendukung dan menentang cara-cara berpikir yang dominan justru terletak pada pemakaian citra media oleh orang-orang untuk mengungkapkan diri mereka dan mempengaruhi yang lain. Citra-citra yang muncul di media massa dalam perekonomian kapitalis dikerahkan secara klembagaan guna mempromosikan produk-produk tertentu, membantu menciptakan komunitas konsumsi untuk kelompok-kelompok produk serta merk, dan secara umum memperkuat suasana konsumeristik.”[3] Tapi apa yang bagi kaum remaja metropolitan sekedar pembicaraan rutin, ternyata bagi pemasaran artinya adalah peluang untuk menuai uang. Anda bisa tahu film apa yang akan laku, merk apa yang sedang trend, dan obat apa yang sedang laris. Bayangkan jika kita juga bisa mengetahui produk apa saja yang digunakan remaja perempuan, informasi ini bisa bernilai jutaan rupiah.”[4]  

Dilihat dari sisi marketing, trend itulah yang kemudian dimanfaatkan oleh berbagai perusahaan untuk menghasilkan produk-produk khusus bagi remaja, baik dari fesyen sampai kecantikan. Meskipun masih bisa dipertanyakan, jangan-jangan justru trend itu diciptakan oleh media, sebagai bagian dari kapitalisme global.”[5]

 

 



[1]    Bungi Burhan, Imaji Media Massa Konstruksi dan Makna Realitas Sosial Iklan Televisi dalam Masayarakat Kapitalistik, Jendela, 2001, hal.29

[2]    Ibid., hal.30

[3]    James Lull, Media Komunikasi Kebudayaan Suatu Pendekatan Global, Yayasan Obor Indonesia, 1998, hal.87-88

[4]    Mark Plus & Co, Op. Cit., hal.27

[5]    http://www.suaramerdeka.com/harian/0401/03/kha2.htm

Leave A Reply

Your email address will not be published.