Artikel, Tutorial, Tips dan Trik

Faktor-faktor Penyebab Meningkatnya Pengangguran Tenaga Kerja Terdidik

0

Faktor-faktor Penyebab Meningkatnya Pengangguran Tenaga Kerja Terdidik

Menurut Elwin Tobing (2000) Jika ditelusuri lebih lanjut, meningkatnya pengangguran tenaga terdidik merupakan gabungan beberapa penyebab.

  1. Ketidakcocokan antara karakteristik lulusan baru yang memasuki dunia kerja (sisi penawaran tenaga kerja) dengan kesempatan kerja yang tersedia (sisi permintaan tenaga kerja). Ketidakcocokan ini mungkin bersifat geografis, jenis pekerjaan, orientasi status atau masalah keahlian khusus.
  2. Semakin terdidik seseorang, semakin besar harapannya pada jenis pekerjaan yang aman. Golongan ini menilai tinggi pekerjaan yang stabil daripada pekerjaan yang beresiko tinggi sehingga lebih suka bekerja pada perusahaan besar daripada membuka usaha sendiri. Hal ini diperkuat hasil studi Clignet (1980) yang menemukan gejala meningkatnya pengangguran terdidik di Indonesia antara lain disebabkan adanya keinginan memilih pekerjaan yang aman dan risiko. Dengan demikian angkatan kerja terdidik lebih suka memilih menganggur daripada mendapat pekerjaan yang tidak sesuai dengan keinginan mereka.
  3. Terbatasnya daya serap tenaga kerja sektor formal sementara angkatan kerja terdidik cenderung memasuki sektor formal yang kurang beresiko. Hal ini menimbulkan tekanan penawaran di mana tenaga kerja terdidik yang jumlahnya cukup besar memberi tekanan kuat terhadap kesempatan kerja di sektor formal yang jumlahnya relatif kecil, sehingga terjadi pendayagunaan tenaga kerja terdidik yang tidak optimal.
  4. Belum Efisiennya Fungsi Pasar Tenaga Kerja. Disamping faktor kesulitan memperoleh lapangan kerja, arus informasi tenaga kerja yang tidak sempurna dan tidak lancar menyebabkan banyak angkatan kerja bekerja di luar bidangnya, Hal ini tentu saja berpengaruh pada efektivitas dan efisiensi penggunaan tenaga kerja.

Disini dapat dilihat bahwa masih banyak kesenjangan yang terjadi disebabkan  minimnya pengetahuan dan kerjasama dalam memenuhi permintaan tenaga kerja dengan penawaran tenaga kerja terdidik  yang sering terjadi selama ini. Untuk hal tersebut, upaya-upaya yang tepat untuk mengatasi hal tersebut perlu segera dilakukan agar pengangguran tenaga kerja terdidik bisa dihindari.

Menurut Ahan (2008) ada 5 hal yang perlu diperhatikan menyangkut produk akhir dari Perguruan Tinggi (PT) yaitu:

  1. Perguruan Tinggi harus mampu menciptakan sisem pendidikan dan pengajaran yang mengkondisikan mahasiswa untuk cepat lulus tanpa kehilangan makna mencari dan mendapatkan ilmu pengetahuan. Cepat lulus berarti mahasiswa mampu memiliki kemampuan dan pemahaman yang benar tentang bidang keilmuan yang diminatinya.
  2. Perguruan Tinggi mampu membuat mahasiswa yang lulus merupakan Indeks Prestasi Kumulatif yang tinggi tentu juga bukan rekayasa dan pemberian kemudahan  bagi mahasiswa. Sebab, IPK tinggi juga merupakan syarat mutlak bagi mahasiswa yang lulus
  3. Masa tunggu lulusan setelah lulus yang sedikit untuk mendapatkan pekerjaan. Atau bahkan dimungkinkan untuk menelurkan konsep lulus langsung dapat kerja. Ini perlu dipikirkan untuk mengasuransi banyaknya pengangguran intelektual dari kalangan sarjana.
  4. Mahasiswa yang telah lulus dari Perguruan Tinggi harus mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan bidang keilmuan yang dipelajari dan digeluti selama menjadi mahasiswa. Sebab, selama ini sudah banyak sekali mahasiswa yang mendapatkan pekerjaan tetapi tidak sesuai dengan bidang keilmuan.
  5. Bagaimana caranya mahasiswa yang telah lulus selain mendapatkan pekerjaan yang sesuai juga mendapat gaji pertama yang tinggi. Untuk itu perlu dikembangkan keterampilan mahasiswa dalam kemampuan dan keterampilan berbahasa, negoisasi, komunikasi, dan organisasi.

Disini peran perguruan tinggi sangatlah penting dalam mencapai mutu lulusan yang diinginkan. Upaya-upaya perguruan tinggi untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kualitas secara maksimal tentu saja dapat memberikan citra yang baik dimata masyarakat sebagai pengguna lulusan perguruan tinggi.

Leave A Reply

Your email address will not be published.