Divergensi Carakter (Divergence of Character)

Divergensi Carakter (Divergence of Character)

Divergensi Carakter (Divergence of Character)

 

Prinsip “divergence of character”, demikian saya sebut istilah ini , sangatlah penting untuk menerangkan, sebagaimana saya yakini, beberapa fakta penting. Pertama-tama varietas-varietas, bahkan yang paling jelas sekalipun memiliki sedikit ciri dari spesies seperti ditunjukkan dengan adanya keragu-raguan dalam beberapa kasus bagaimana menggolongkan mereka namun secara pasti hanya berbeda sedikit satu sama lain dan yang menunjukkan banyak kemungkinan untuk menjadi yang terbaik. Meskipun demikian , pada hemat saya, varietas adalah spesies dalam proses pembentukan, atau, sebagaimana saya telah namakan, mereka adalah “spesies yang baru jadi”. Jadi, bagaimana mungkin perbedaan-perbedaan kecil ini antara varietas-varietas dapat menjadi perbedaan yang lebih besar antar spesiés? Bahwa hal ini biasa terjadi, kita harus mengambil kesimpulan dan banyaknya spesies di seluruh alam yang mempuñyai perbedaan yang nyata, sedangkan varietas, yang diperkirakan adalah prototipe dari nenek moyang dan spesies-spesies yang nyata. menunjukkan perbedaan-perbedaan yang kecil dan sukar diindentifikasi, Hanya kesempatanlah begitu kita dapat sebut, mungkin dapat menyebabkan satu varietas berbeda dalam beberapa ciri dengan induknya, dan keturunan dari vanietas ini berbeda lagi dengan induknya ‘dengan sifat-sfatnya juga dalam tingkat yang lebih besar, tetapi ini saja tak mungkin menyebabkan tingkat perbedaan yang begitu besar dan teratur seperti di antara spesies-spesies dan genus yang sama.

Sebagaimana saya telah saya praktekkan. saya mencari penjelasan mengenai masalah ini dan hasil-hasil domestik (binatang peliharaan) kita. Di sini kita akan menemukan sesuatu yang serupa dalam beberapa hal. Harus diakui bahwa hasil-hasil dan ras-ras yang begitu berbeda seperti si tanduk-pendek dan sapi Hereford, kuda pacu dan kuda kereta, beberapa jenis burung dara dan lain lain, tak mungkin dihasilkan hanya karena adanya kesempatan berakumulasinya perubahan-perubahan yang sama selama banyak generasi berturut – turut .

Dalam praktek, biasanya seorang penggemar umpamanya, heran campur kagum melihat seekor burung dara memiliki paruh yang sedikit lebih pendek; seorang penggemar lain kagum melihat seekor burung dara yang memiliki paruh yang lebih panjang, dan menurut prinsip yang sudah terkenal bahwa “para penggemar tidak akan mengagumi ukuran medium, tetapi senang pada ekstrem ekstrem,” lantas mereka melanjutkan (seperti apa yang terjadi dengan baster baster dari burung dara jungkir-balik (tumbler), memilih dan membiakkan burung burung dengan paruh yang paling panjang, atau burung-burung dengan paruh paling pendek.

Kita dapat menduga pula, pada periode awal dalam sejarah, penduduk dari suatu negeri atau kawasan memerlukan kuda-kuda yang Lebih cepat, sedangkan penduduk dari negeri dan kawasan lain memerlukan kuda-kuda yang lebih kuat dan lebih besar. Perbedaan awal itu akan kecil sekali, tetapi dalam perjalanan waktu, dan seleksi kuda-kuda yang paling cepat dalam satu hal dan seleksi kuda-kuda yang paling kuat dari sudut lain, perbedaan itu akan semakin, besar, dan akan tampak adanya pembentukan dua sub-breed (ras B). Akhirnya, setelah beberapa abad berlalu, ras B ini akan berubah menjadi dua ras yang berkedudukan kuat dan mempunyai kemungkinan untuk menjadi yang terbaik. Begitu perbedaan mereka menjadi semakin besar, binatang-binatang yang inferiror dengan sifat-sifat yang intermediate (antara setengah setengah) karena tidak cepat maupun tidak begitu kuat, tidak akan dikembang-biakkan, dan akan menghilang.

Di sini kita lihat, pada hasil-hasil seleksi buatan tangan manusia yang mungkin dapat disebut divergensi karakter, menyebabkan perbedaan, mula-mula hampir tak jelas, tipis saja, kemudian secara pasti meningkat dan jenisnya itu berbeda sifatnya dari yang lain dan juga dari sesama induk asalnya.

Tetapi mungkin akan muncul pertanyaan bagaimana mungkin prinsip-prinsip yang serupa dapat diterapkan pada alam? Saya yakin, itu dapat dan penerapannyn sangatlah etis (sekalipun setelah waktu yang lama saya baru melihat bagaimana caranya), dan keadaan yang sederhana, bahwa semakin berbeda keturunan dan salah suatu spesies dalam struktur, tatanan dan kebiasaannya; dengan kemampuan yang berbeda-beda itu , mereka akan dimungkinkan untuk menghuni banyak tempat yang sangat berbeda alamnya dan dengan demikian meningkat jumlahnya.

Kita dapat melihat hal ini dengan jelas dalam kasus binatang-binatang yang mempunyai kebiasaan sederhana. Ambillah contoh, kasus seekor binatang karnivora berkaki empat, dengan jumlah yang sudah sejak lama mencapai maksimal yang dapat hidup di daerah mana saja. Jika daya lainnya untuk berkembang biak dibiarkan berlangsung, dia dapat berhasil dalam meningkatkan jumlahnya (daerah itu diandaikan tidak mengalami perubahan keadaan) hanya jika keturunan-keturunannya dapat menduduki tempat-tempat yang sekarang ditempati binatang-binatang lain. beberapa di antaranya dapat makan mangsa baru . dalam keadaan hidup maupun mati; beberapa penghuni daerah baru, yang gemar menaiki pohon, sering dijumpai di perairan dan beberapa mungkin menjadi kurang makan daging. Semakin banyak perbedaan dalam kebiasaan dan struktur yang dijalani keturunan binatang kanivora kita lebih banyak tempat yang mereka dapat duduki. Apa yang berlaku pada satu binatang akan berlalu pula sepanjang waktu bagi semua binatang, yaitu jika mereka berbeda sebab dengan cara lain, seleksi alam tidak dapat menghasilkan apa apa.

Demikian juga halnya dengan tumbuh-tumbuhan. Telah dibuktikan lewat eksperimen bahwa jika sepetak tanah ditanami satu macam rumput. dan sepetak tanah yang serupa ditanami beberapa macam rumput dari genera yang sama, sejumlah tumbuh-tumbuhan yang lebih hanyak dan sejumlah daun jamu kering yang lebih berat timbangannya dapat dihasilkan dan kasus yang terakhir dibanding dengan yang pertama. Keadaan yang sama juga terjadi seperti itu , jika satu varietas dan beberapa varietas campuran gandum ditanam di petak petak tanah yang Iuasnya sama. Jadi, jika salah satu dan varietas rumput itu terus-menerus berubah, dan varietas-varietas mengalami seleksi terus-menerus yang berbeda satu sama lain dengan cara yang sama, sekalipun hanya berbeda sedikit sekali, sebagaimana halnya dengan keadaan spesies-spesies dan genera rerumputan sejumlah besár individu tumbuh-tumbuhan khusus dan spesies ini , termasuk keturunannya yang telah dimodifikasi akan berhasil untuk (dapat) hidup di sepotong tanah yang sama. Dan kita tahu bahwa setiap spesies dan setiap varietas rumput setiap tahun menaburkan biji yang hampir tak terhitung banyaknya; dan dengan demikian dapat dikatakan sedang berusaha sekuat tenaga untuk meningkatkan jumlahnya.

Oleh sebab itu dalam kurun ribuan tahun, varietas yang paling memenuhi syarat untuk menjadi salah satu spesies rumput yang terbaik akan memperoleh kemungkinan paling baik untuk berhasil dan meningkatkan jumlahnya, dan ini berarti
menggantikan varietas-varietas yang tidak terlalu istimewa, dan vanietas varietas jika menjadi sangat berbeda satu sama lain. Dapat digolongkan menjadi

Spesies.

Kebenaran prinsip bahwa jumlah terbesar dari kehidupan dapat didukung dengan diversifikasi besar-besaran dalam struktur tubuhnya, tampak dalam banyak keadaan alamiah, Di sebuah area yang sangat kecil,apalagi jika terbuka bebas bagi imigrasi. sehingga persaingan antar individu tentulah sangat keras, kita selalu menemukan penghuninya sangat beragam. Sebagai contoh saya telah menemukan bahwa sepetak lapisan tanah berumput, seluas tiga kali lebarnya dan empat kaki panjangnya yang selama bertahun – tahun dihadapkan pada kondisi yang sama ternyata ditumbuhi dua puluh spesies tumbuh – tumbuhan, dan mereka itu termasuk anggota delapan belas genera dan delapan ordo yang menunjukkan betapa berbedanya tumbuh-tumbuhan itu satu sama lain.

Demikian juga halnya dengan tumbuh-tumbuhan dan serangga di pulau – pulau kecil dan uniform (seragam), demikian juga di kolam-kolam kecil yang berair tawar, Petani-petani menemukan bahwa mereka dapat menghasilkan banyak makanan dengan menanam tumbuh-tumbuhan secara bergilir yang adalah anggota ordo yang berbeda; alam mengikuti apa yang disebut pergiliran simultan (simultaneous rotation). Kebanyakan binatang dan tumbuh-tumbuhan yang hidup berdekatan di sepotong tanah sempit, dapat hidup di atasnya (asalkan sifatnya tidak aneh-aneh), dan mungkin dapat dikatakan berusaha sangat keras untuk hidup di situ, tetapi tampak bahwa jika mereka terlibat dalam persaingan yang keras, keuntungan perbedaan dari struktur, dengan perbedaan kebiasaan dan organisasi yang timbul bersamanya, akan menentukan bahwa penghuni (yang tumbuh dan hidup di situ) yang tumbuh berdesak-desakan sangat dekat, umumnya akan tergolong pada apa yang kita sebut genera dan ordo yang berbeda.

Prinsip yang sama tampak pada naturalisasi tumbuh-tumbuhan melalui manusia sebagai perantara di daerah-daerah asing dapat diduga kuat bahwa tumbuh tumbuhan yang berhasil diri naturalisasikan di tiap daerah, umumnya sangat erat kaitannya dengan tumbuhan asal (indigenous), sebab mereka itu biasanya dianggap khusus diciptakan dan disesuaikan untuk daerahnya sendiri . Mungkin juga orang menduga bahwa tumbuh-tumbuhan yang diri naturalisasi dapat saja termasuk anggota kelompok kecil khusus yang dapat lebih cocok dengan lingkungan-hingkungan tertentu di tempat barunya. Tetapi kasus itu sangat berbeda dari Aiph de Candole benar ketika menyatakan, dalam karyanya yang besar dan mengagumkan, bahwa flora-flora yang diperoleh dengan naturalisasi, yang secara proporsional sebanding dengan jumlah genera spesies asli, ternyata lebih banyak menjadi genera baik ketimbang menjadi spesies baru.

Satu contohnya, dalam edisi terakhir di Manual of the Flora of the Northern United Stales” (Buku Pedoman lentang Flora dan Amerika Serikat bagian Utana) oleh Dr.Asa Gray, 260 tumbuh-tumbuhan yang telah di naturahisasikan dihitung, dan mereka itu termasuk anggota 162 genera. Kita lihat bahwa tumbuh-tumbuhan yang di naturalisasi ini memiliki sifat yang sangat beragam apalagi perbedaannya sampai sedemikian jauh dari genus aslinya, sebab dari 162 genera yang di naturalisasikan, tidak kurang dari 100 genera adakah bukan asli dan sama. Dengan demikian sejumlah penambahan yang sebanding telah tercipta bagi genera yang sekarang hidup di Amerika Serikat.

Dengan memperhatikan sifat-sifat tumbuh-tumbuhan atau hewan, yang di tiap daerah berhasil menang dalam perjuangán melawan indigenes (flora dan fauna asli) dan di daerah itu di naturalisasikan, kita memperoleh beberapa gagasan mentah, dengan cara apa beberapa dan yang asli dapat dimodifikasi, agar mendapat keuntungan dan jenis-mereka setempat dan sedikitnya kita dapat memiliki kesimpulan, bahwa diversifikasi struktur tubuh termasuk perbedaan generik baru akan menguntungkan bagi mereka.

Keuntungan diversifikasi struktur pada penghuni (yang tumbuh atau tinggal) di daerah yang sama sesungguhnya ini mirip dengan pembagian kerja secara fisiologi dalam organ-organ tubuh individu yang sama — suatu masalah yang dijelaskan dengan sangat baik oleh Ini Milne Edwards, Tak ada pakar fisiologi yang meragukan bahwa perut yang hanya cocok untuk mencerna sayuran atau daging, memperoleh makanan yang paling banyak mengandang gizi dan substansi-substansi ini . Demikian juga dalam ekonomi umum di setiap daerah, semakin besar dan semakin sempurnanya diversifikasi pada binatang dan tumbuh-tumbuhan dalam kebiasaan hidup yang berbeda, maka sejumlah indivdu yang lebih berserakan dapat bertahan di sana. Sekelompok binatang yang hanya sedikit membenikan variasi hampir tidak akan mampu bersaing dengan kelompok yang lebih sempurna strukturnya.

Mungkin ada yang mempertanyakan, umpamanya, apakah marsupial (binatang berkantung) Australia, yang terbagi dalam kelompok-kelompok yang hanya sedikit berbeda satu sama lain, dan sebagaimana dinyatakan Mr. Waterhouse dan pakar-pakar lain, sedikit menyerupai binatang mamalia kita yang karnivora, yang mengunyah dan mengerat. secara berhasil dapat bersaing dengán ordo-ordo yang berkembang dengan baik ini . Pada mamalia Australia kita melihat proses diversifikasi dalam perkembangan dan belum sempuma.

Dampak Kemungkinan Berlangsungnya seleksi AIam melalui Divergensi Karakter dan Kepunahan, pada Keturunan dan Nenek Moyang yang sama .

Setelah diskusi tadi, yang telah sangat didapatkan kita boleh berasumsi bahwa keturunan yang telah mengalami modifikasi dari spesies apapun akan berhasil lebih baik , jika mereka menjadi lebih banyak berbeda dalam struktur tubuh, dan dengan demikian memungkinkan mereka untuk tinggal di tempat yang dihuni makhluk-makhluk lain- Sekarang marilah kita lihat bagaimana berlangsungnya prinsip-prinsip keuntungan yang dipero!eh dari divergensi karakter, yang berkombinasi dengan prinsip seleksi alam dan kepunahan. Diagram yang terlampir di bawah ini akan membantu kita untuk memahaini masalah yang agak membingungkan itu .

Ini misalkan A sampai L menggambarkan spesies dan suatu genus besar untuk suatu daerah, spesies ini diperkirakan serupa satu sama lain dalam tingkat yang tidak seimbang, sebagaimana umumnya kasus di alam, dan digambarkan dalam diagram dengan huruf-huruf yang berdiri dalam jarak yang tak sama. Saya katakan genus yang besar, sebab sebagaimana kita lihat dalam Bab 2, rata-rata lebih banyak spesies dari genera besar yang benilai ketimbang spesies dan genera yang Iebih kecil; dan spesics dan genera besar yang berubah sendiri sejumlah besar varietas.

Kita juga lihat bahwa spesies yang paling biasa dan yang paling luas tersebar, lebih banyak berubah daripada spesies yang langka dan terbatas. Katakanlab (A) adalah spesies yang biasa,
tersebar luas dan biasa berubah termasuk anggota suatu genus yang besar di daerahnya sendiri. Garis-ganis yang tercabang dan terdiri dan titik-tiik yang tak sama panjang bcrasal dari (A) merupakan keturunannya sendiri yang berubah-rubah. Perubahannya mungkin sangat kecil. tetapi dengan divergensi karakter yang sangat memberikan Variasi mereka tidak harus muncul semua secara simultan. tetapi setelah selang waktu yang lama juga tidak diperkirakan akan bisa bertahan untuk waktu yang sama. Hanya variasi-variasi yang dalam hal-hal tertentu menguntungkan akan bertahan atau terseleksi secara dalam . Dan di sinilah anti penting prinsip keuntungan yang diambil dan divérgensi karakter digunakan, sebab pada umumnya hal ini akan bermuara pada variasi-variasi yang paling berbeda atau paling menyimpang (digambarkan dengan garis titik-titik yang berada di gambar) dipertahankan dan dikumpulkan oleh seleksi alam.

Jika garis yang terdiri dari titik-titik itu sampai pada salah satu garis yang mendatar, di situ ditandai dengan huruf yang diberi nomer kecil, variasi dalam jumlah yang cukup diperkirakan telah berkumpul untuk membentuknya rnenjadi suatu varietas yang memiliki tanda-tanda yang jelas sesuatu yang agaknya cukup berharga untuk dicatat dalam suatu pekerjaan yang sistematik.

Jarak waktu antara garis-garis mendatar pada diagram, mungkin menggambarkan seribu tahun lebih generasi. Setelah seribu generasi spesies (A) diperkirakan telah menghasilkan dua varietas dengan tanda-tanda yang jelas yakni jumlah kedua varietas ini umumnya akan dihadapkan kepada kondisi-kondisi yang sama, yang telah membuat nenek moyang mereka dapat berubah lagi dan kecenderungan untuk berubah itu sendiri adalah ciri warisan, karena itu mereka sendiri punya kecenderungan untuk berubah: dan umumnyu dengan caara yang sama seperti induknya.

Lagi pula. kedua varietas yang merupakan bentuk-benukk yang mendapat perubahan bentuk yang kecil saja itu akan cenderung mewarisi keunggulan keunggulan yang membuat induk mereka (A) mempunyai jumlah yang lebih besar dan kebanyakan tumbuh-turnbuhan lain yang terdapat di daerah yang sama; mereka juga akan memiliki keuntungan lebih umum lainnya yang membuat genus tempat spesies induknya menjadi anggota menjadi genus yang berasal daerahnya sendiri. Dan semua keadaan ini menguntungkan bagi lahirnya varietas -varietas baru.

Karenanya jika kedua varietas ini berubah, yang paling berbeda dari varietas mereka umumnya akan bentahan selama seribu generasi berikutnya. Dan setelah selang waktu ini , varietas lain yang dalam diagram dianggap telah menghasilkan varietas menurut prinsip divergensi lebih banyak berbeda dan (A) ketimbang pada varietas ini dianggap telah menghasilkan dari varietas, yaitu m2 dan s2, yang berbeda satu sama lain dan Iebih lagi dari induknya (A). Kita dapat meneruskan proses yang sama dengan langkah yang sama untuk sementara waktu. beberapa varietas, setelah setiap seribu generasi, hanya menghasilkan satu varietas saja, tetapi dalam keadaan yang lebih banyak berubah beberapa menghasilkan dua atau tiga varietas, dan beberapa gagal untuk memproduksinya. Jadi variets-varietas atau keturunan dari induk yang sarna (A), pada umumnya akan terus meningkat jumlahnya dan berbeda sifatnya. Dalam diagram, proses itu digambarkan sampai pada generasi yang kesepuluh ribu dan dengan bentuk yang padat dan disederhanakan sampai pada generasi yang keempat belas ribu.

Tetapi disini saya menyatakan bahwa saya tidak menganggap proses itu akan berlangsung begitu untuk seterusnya sebagaimana digambarkan dalam diagram. sekalipun hal itu sendiri sedikit tidak teratur lebih besar kemungkinannya bahwa setiap bentuk untuk periode lama tidak berubah baik kemudian menjalani modifikasi. Saya juga tidak dapat memperkirakan bahwa Varietas-Varietas yang paling lain sendiri tetap akan bertahan; sebuah bentuk-antara mungkin ,bisa bertahan terus dan mungkin atau juga tidak menghasilkan lebih dari satu keturunan yang termodifikasi; sebab seleksi alam akan berlangsung sesuai kondisi tempat-tempat yang dihuni atau tidak dihuni secara sepenuhnya ole makhluk lain; dan hal ini bergantung pada hubungan-hubungan yang sangat kompleks. Tetapi sebagaimana umum terjadi, Iebih besarnya perbedaan struktur pada keturunan-keturunan yang dapat disumbangkan oleh suatu spesies, lebih banyak lagi tempat yang mereka dapat duduki, dari jumlah keturunan mereka yang telah termodiflkasi itu akan terus meningkat. Pada diagram kita, garis sukses terpakai dalam interval waktu yang teratur dengan hunuf-huruf yang diberi nomor nomor kecil. menandakan bentuk bentuk suksesi yang telah menjadi cukup berbeda untuk dicatat sebgai varietas. Tetapi patahan-patahan ini hanya imajiner saja dan mungkin dapat dimasukkan di mana saja. setelah selang waktu yang cukup

 

 

 

 

 

 

Lama untuk membiarkan terjadinya akumulasi varietas berbeda yang cukup berarti.

Karena semua keturunan yang telah berubah itu berasal dari spesies biasa yang tersebar juga yang termasuk anggota suatu genus yang lebih besar, dan cenderung turut ambil bagian dari keuntungan yang sama yang membuat induk mereka berhasil dalam kehidupan, mereka biasanya akan terus meningkat ini hanya sekaligus berbeda dalam ciri-cirinya. Hal ini digambarkan dengan berapa cabang yang bonsai dari (A). Keturunan dari cabang- cabang belakangan ini dan cabang-cabang yang telah sangat berkembang pada garis keturunan — dan ini mungkin— sering menggantikan, dan dengan demikian membinasakan cabang-cabang yang lebih dulu ada dan yang kurang berkembang. ini digambarkan pada diagram dengan cabang-cabang yang lebih indah dari tidak mencapai garis-garis mendatar di atasnya.

Dalam beberapa kasus, dapat dipastikan proses modiflkasi hanya akan terbatas pada satu garis tunggal yang menurun, dan jumlah keturunan yang rubah tidak akan ditingkatkan; sekalipun jumlah modifikasi mungkin telah bertambah. Kasus ini akan tergambar pada diagram, jika semua garis yang berasal dari (A) dipindahkan, kecuali garis dari a 1 ke a2. Dengan cara demikian ,seekor kuda lomba Inggris dan pointer (anjing pemburu) jelas – jelas keduanyalah menjalani divergensi karakter secara perlahan-lahan dari yang asli, tanpa menghasilkan cabang-cabang atau ras-ras baru.

Setelah sepuluh ribu tahun berlalu, spesies (A) diperkirakan telah menghasihkan tiga bentuk, a10, f10 dan m1O, yang karena sifatnya telah menyimpang, pada generasi-generasi berikutnya, akan menjadi sangat berbeda, tapi mungkin perbedaan itu tidak seimbang satu sama lain maupun dengan induk berrsama yang asli. Baik kita perkirakan jumlah banyaknya perubahan diantara satu garis mendatar, pada diagram kita adalah sangat kecil tiga bentuk yang sudah berbeda ini mungkin masih merupakan varietas-varietas yang cirri cirinya jelas, tetapi kita harus menganggap, bahwa langkah-hangkah dalam proses modifikasi lebih banyak atau lebih besar jumlahnya, untuk mengubah ketiga bentuk ini menjad
i “spesies yang meragukan” atau paling sedikit yang memiliki ciri-ciri yang jelas. Jadi diagram itu menggambarkan langkah-langkah yang dengan perbedaan-perbedaan kecil yang menunjukkan adanya varietas varietas khusus ditingkatkan menjadi perbedaan-perbedaan besar yang menjadi pembatas antar spesies. Dengan melanjutkan proses itu pada generasi-generasi dalam jumlah besar (sebagaimana ditunjukkan pada diagram secara padat dan sederhana), kita memperoleh delapan spesies, yang ditandai dengan huruf-huruf antara a14 dan m14, semua diturunkan dari (A). Dengan demikian spesies kembangbiakkan dari genera dibentuk terdahulu akan punah. digantikan oleh delapan spesies baru (a14 sampai m14) ini spesies (I) akan digantikan oleh spesies baru (n14 sampai z14).

Tetapi kita dapat melanjutkan lebih jauh lagi. Kita asumsikan bahwa spesies ini mirip satu sama lain dalam tingkat-tingkat yang tidak sama, sebagaimana umumnya di dalam alam spesies (A) yang Iebih dekat kaitannya dengan B,Cdan C daripada dengan spesies lain; dan spesies (I) Iebih dekat kaitannya dengan H. K. L, daripada dengan yang lain. Kedua spesies ini (A) dan (I) juga mengandalkan adalah spesies yang biasa dan tersebar luas, jadi mereka pastilah sejak awal mendapat kelebihan (keuntungan) dibanding kebanyakan spesies lain dari genus itu. Keturunan mereka yang telah termodifikasi sebanyak empatbelas kali dari generasi ke empat belas ribu, mungkin telah mewarisi beberapa kelehihan (keuntungan) yang sama: mereka juga termodifikasi dan meningkat dengan pelbagai cara pada setiap tahap kemajuan sedemikian rupa, sehingga mereka menyesuaikan diri dengan banyak tempat dalam ekonomi alam berbagai daerah hunian spesies-spesies itu . Oleh sebab itu , rupa-rupanya, sangatlah mungkin bahwa mereka telah menggantikan, atau dengan.kata lain memusnahkan tidak saja induknya (A) dan (1), tetapi juga—séperti beberapa spesies orisinal—yang paling dekat berkaitan dengan induk mereka. Sebab itu hanya sedikit sekali spesies orisinal yang akan menghasilkan keturunan yang sama dengannya pada generasi keempat belas ribu. Kita dapat mengandaikan bahwa hanya satu (F), dari dua spesiès (E) dan (F), yang paling kurang erat kaitannya dengan sembilan spesies orisinal lain yang telah menghasilkan keturunan pada tingkat akhir penurunan itu.

Spesies baru pada diagram kita adalah turunan dari kesebelas spesies yang orisinal. dan sekarang akan berjumlah limabelas. Karena kecenderungan divergensi seleksi alam, jumlah perbedaan sifat yang ekstrirn antara spesies a I 4dan q 14 akan lebih besar daripada antara spesies yang paling berbeda dan kesebelas spesies yang orisinal. Lebih lagi spesies-spesies yang bahwa secara itu akan beraliansi satu sama lain dengan cara yang berbeda. Dari delapan keturunan (A). tiga yang ditandai a 14, q 14 dan p14 akan dekat berkaitan karena baru bercabang dari al4. b14 dan f14, karena setelah berbeda pada periode lebih dulu, dari a5, akan berbeda beberapa tingkat dari ketiga spesies yang telah disebut pertama tadi, dan akhirnya, ol.4. e14 dan m14, akan lebih berkaitan satu sama lain, tetapi karena berbeda pada permulaan proses modifikasi yang pertama. akan sangat berbeda dan kelima spesies yang lain, dan mungkin akan menyusun suatu sub-genus atau suatu genus yang berbeda.

Enam keturunan (1) akan membentuk dan sub-genera atau genera. Tetapi jika spesies yang orisinal (1) sangat berbeda dari (A), berdiri hampir pada ujung yang ekstrim dan genus yang asli, keenam keturunan dari (I), hanya karena pewarisan saja, akan sangat berbeda dan delapan keturunan (A). Juga kedua kelompok ini diperkirakan akan terus berdivergensi ke arah-arah yang berbeda. Spesies-spesies penengahanpun yang (dari ini sangat penting untuk dipertimbangkan) menghubungkan spesies-spesies yang orisinal (A) dan (I). semuanya, kecuali (F) punah dan tidak meninggalkan keturunan. Karena itu keenam spesies baru keturunan (I), dan kedelapan keturunan dari (A) harus digolongkan sebagai genera yang mempunyal ciri-ciri tersendiri, atau bahkan sebagai sub-faimli yang tersendiri.

Demikianlah duduk perkara menurut saya bahwa dari genera atau lebih diproduksi dengan turunannya yang termodifikasi, dari dua atau Iebih spesies dari genus yang sama. Dan kedua induk spesies atau lebih diperkirakan adalah keturunan salah satu spesies dari genus yang lebih awal, Pada diagram kita hal ini ditunjukkan dengan jelass patah-patah, di bawah huruf-huruf besar, bertemu pada sub cabang-cabang ke bawah menuju satu titik- titik ini menggambarkan sebuah spesies, yang diandaikan menjadi nenek moyang beberapa genera dan sub genera kita yang baru.

Ada manfaatnya juga untuk sejenak merenungkan watak spesies-spesies baru yang diduga tidak banyak menyimpang, tetapi tetap memiliki bentuk (F), tidak berubah atau berubah sedikit sekali. Dalam kasus ini hubungannya dengan keempat belas spesies baru lainnya itu mungkin akan ganjil dan tidak langsung. Karena diturunkan oleh sebuah bentuk yang ada di antara spesies induk (A) dari (I), yang kini diduga telah punah dan tidak diketahui, dia akan sedikit memiliki sifat-pertengahan di antana dua kelompok keturunan dan dua spesies ini . Tetapi karena keduanya terus-menerus berbeda dalatn watak dan tipe induk kelompok-kelompok itu , tipe spesies baru (f14) tidak akan langsung menjadi bentuk-pertengahan di antara kedua kelompok itu ; dan setiap peneliti alam akan mampu mengingat kasus-kasus demikian dalam benaknya.

Pada diagram, setiap garis mendatar selama ini dianggap menggambarkan seribu generasi. Tetapi setiap garis mungkin menggambarkan satu juta generasi atau lebih; garis lurus juga dapat menggambarkan suatu bagaian dan lapisan kerak bumi yang bertumpuk-tumpuk, termasuk bekas-bekas peninggalan yang punah . Jika kita nanti sampai kepada bab tentang Geologi, kita akan merujuk lagi ke soal ini, dan saya pikir kita nanti akan melihat bahwa diagram menjelaskan tentang keterkaitan makhluk-makhluk yang punah. yang sekalipun umumnya termasuk anggota ordo,. famili atau genera yang sama dengan yang sekarang hidup, namun sering agak mempunyai bentuk-pertengahan. dalam hal sifatnya dibanding kelompok-kelompok yang ada; dan kita dapat memahami Iangkah ini , sebab spesies-spesies yang punah, hidup di pelbagai masa yang letah jauh berlalu ketika garis-garis bercabang telah kurang mengalami perubahan.

Saya tidak melihat alasan untuk membatasi proses modifikasi. sebagaimana dijelaskan sekarang, hanya sampai kepada pembentukan genera saja Jika pada diagram, kita andaikan ada sejumlah perubaban, yang telah digambarkan setiap kelompok berturut-turut dengan garis yang terdiri dari titik-titik adalah besar, bentuk-bentuk yang ditandai dengan a14 sampai p14, yang ditandai b14 dan :14 dan garis-garis yang ditandal o14 sampal m14, akan membentuk tiga genera yang sangat berbeda, Kita juga akan memperoleh dua genera yang berbeda keturunan dari (1), yang jauh bedanya dan keturunan (A). Jadi kedua kelompok memiliki akan membentuk dua keluarga (famili) atau ordo yang berbeda sesuai dengan banyaknya modifikasi yang diperkirakan tergambar pada diagram. Dan kedua famili atau ordo yang baru itu, adalah keturunan kedua spesies dari genus orisinal, dan genus – genus ini diperkirakan keturunan bentuk purba yang tidak diketahui.

Kita sudah melihat bahwa di setiap daerah, spesies yang termasuk anggota genera yang lebih besar itulah yang ser
ing menghasilkan varietâs atau spesies ada pembentukan tingkat awal. Hal ini sesungguhnya telah dapat diduga karena seleksi alam berlangsung melalui suatu bentuk yang memiliki beberapa ketebihan atas kelompok-kelompok lain dalam
struggle for existence; seleksi. dari itu terutama akan berlangsung mengikuti. bentuk-bentuk yang telah mendapat keuntungan; dan besarnya suatu kelompok menunjukkan bahwa pesies-spesies dari nenek moyang yang sama telah mewarisi kelebihan yang sama. Karena itu , perjuangan untuk menghasilkan keturunan yang baru dan memodiflkasi, terutama terletak antara kelompok-kelompók yang Iebih besar yang semuanya berusaha untuk meningkatkan jumlahnya. Sebuah kelompok besar secara perlahan akan mengalahkan kelompok lain, mengurangi jumlahnya, Dan dengan demikian mengurangi kesempatan kelompok-kelompok lain itu untuk terus berubah dan mèningkatkan diri ,

Dalam kelompok besar yang sama itu , sub-kelompok yang terakhir dan yang lebih tinggi penyempunnaannya, dengan bercabang dan menduduki tempat tempat baru di alam bebas, cenderung akan menggantikan dan membinasakan sub-kelompok yang lebih dahulu dan kurang sempurna. Kelompok-kelompok yang terpecah-pecah dari kecil-kecil akhinya akan punah.’

Melihat ke depan, kita dapat meramalkan, bahwa kelompok makhluk – makhluk hidup yang sekarang besar dan telah mencapai kemenangan, dan yang paling sedikit terpecah. yakni yang sampai kini hanya sedikit mengalami kepunahan. akan terus meningkat jumlah nya untuk periode yang lama. Tetapi kelompok mana yang akhinya akan bertahan tak ada yang dapat meramalkan. karena kita tahu bahwa banyak kelompok yang dahulu berkembang secara kondusif, kini telah punah juga

Lebih jauh lagi ke depan, kita dapat meramalkan bahwa, karena meningkatnya jumlah kelompok-kelompok besar secara kontinyu dan tetap. sejumlah kelompok yang lebih kecil akan punah sama sekali, dan tidak meninggalkan keturunan yang telah termodifikasi. Konsekuensinya adalah bahwa dari spesies-spesies yang hidup dalam salah satu periode, sangat keciiI sekali yang akan menurunkan keturunan di masa depan yang jauh.

Saya akan kembali pada risalah ini dalam bab mengenai klasifikasi. tetapi saya boleh menambahkan bahwa sesuai dengan pandangan ini . sangat sedikit spesies-spesies purba mampu untuk meneruskan keturunan sampai sekarang ini dan karena semua keturunan dari spesies yang sama membentuk suatu kelas. Kita kini dapat mengerti apa sebabnya terdapat begitu sedikit kelas-kelas pada setiap bagian kehidupan dari binatang dan tumbuh-tumbuhan. Sekalipun sedikit dari spesies yang paling purba mampu meninggalkan keturunan yang termodilikasi ini dalam periode – periode geologi yang telah jauh berlalu bumi mungkin telah hampir penuh dengan spesies dan banyak genera. Famili ordo dan kelas-kelas seperti Sekalang ini.

 

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *