Nahwu

Kitab “Al-”Arabiyah Baina Yadaik”

Kitab “Al-”Arabiyah Baina Yadaik” adalah sebuah seri pembelajaran Bahasa Arab. Seri ini terdiri dari tiga buku dimulai dari pelajaran untuk tingkat pemula, tingkat menengah dan diakhiri dengan pelajaran untuk tingkat lanjut. Seri ini disertai dengan file-file suara yang berguna baik untuk pembelajar maupun pengajar. Banyak perguruan Islam di Indonesia menggunakan seri ini dalam pengajaran Bahasa Arab. Silahkan mengunduhnya langsung tanpa password. Tapi perlu sebelumnya saya sampaikan bahwa seri ini sangat besar mencapai hampir [...]

Read more...

سألني بعض الإخوة عن قضية الإبتداء بالنكرة، فما حكمه؟

الأصل في المبتدأ أن يكون معرفة وفي بعض المواضع قد يأتي نكرة ولكن بشروط وضعها النحويون وهى :   1.     أن يتقدم الخبر على المبتدأ وهو ظرف أو جار ومجرور ومنه قوله تعالى :” على أبصارهم غشاوة “, ومنه قوله تعالى: ” لكل نبأ مستقر ” .وقوله تعالى ” ولدينا مزيد “   2.     أن يتقدم على النكرة استفهام وذلك مثل قوله تعالى : ” أإله مع الله ” فتقدم همزة الاستفهام مسوغ مجيئها نكرة ., وشبه الجملة في [...]

Read more...

ISIM ISYARAH (Kata Tunjuk)

Untuk lebih memahami penggunaan Mudzakkar dan Muannats, serta Mufrad, Mutsanna dan Jamak dalam pengelompokan Isim, kita akan mempelajari tentang Isim Isyarah atau Kata Tunjuk dan Isim Maushul atau Kata Sambung. Pertama, Isim Isyarah. Pada dasarnya, ada dua macam Kata Tunjuk: 1) Isim Isyarah atau Kata Tunjuk untuk yang dekat: هَذَا (=ini). Contoh dalam [...]

Read more...

INNA" DAN "KANA" SERTA "KAWAN-KAWANNYA"

إِنَّ وَ كَانَ وَ أَخَوَاتُهُمَا “INNA” DAN “KANA” SERTA “KAWAN-KAWANNYA” Kata إِنَّ (=sesungguhnya) dan كَانَ (=adalah) serta kawan-kawannya sedikit mengubah kaidah I’rab yang telah kita pelajari sebelumnya sebagai berikut: 1) Bila Harf إِنَّ (=sesungguhnya) atau kawan-kawannya memasuki sebuah Jumlah Ismiyyah ataupun Jumlah Fi’liyyah [...]

Read more...

ISIM GHAIRU MUNAWWAN (Isim yang Tidak Menerima Tanwin)

اِسْم غَيْرُ مُنَوَّن ISIM GHAIRU MUNAWWAN (Isim yang Tidak Menerima Tanwin) Dalam kaitannya tentang Alamat I’rab Far’iyyah (tanda-tanda I’rab cabang), kita harus mempelajari golongan Isim yang huruf akhirnya tidak menerima baris tanwin maupun kasrah (hanya menerima baris dhammah dan [...]

Read more...

ALAMAT FAR'IYYAH (TANDA-TANDA CABANG)

عَلاَمَات الْفَرْعِيَّة ALAMAT FAR’IYYAH (TANDA-TANDA CABANG) Dalam pelajaran-pelajaran yang lalu kita sudah melihat Alamat Ashliyyah atau tanda-tanda asli (pokok) dari I’rab yaitu baris Dhammah untuk I’rab Rafa’, baris Fathah untuk I’rab Nashab, dan baris Kasrah untuk I’rab Jarr. Diantara bentuk-bentuk Isim, [...]

Read more...

INNA" DAN "KANA" SERTA "KAWAN-KAWANNYA"

إِنَّ وَ كَانَ وَ أَخَوَاتُهُمَا “INNA” DAN “KANA” SERTA “KAWAN-KAWANNYA” Kata إِنَّ (=sesungguhnya) dan كَانَ (=adalah) serta kawan-kawannya sedikit mengubah kaidah I’rab yang telah kita pelajari sebelumnya sebagai berikut: 1) Bila Harf إِنَّ (=sesungguhnya) atau kawan-kawannya memasuki sebuah Jumlah Ismiyyah ataupun Jumlah Fi’liyyah [...]

Read more...

'ADAD (BILANGAN)

Mula-mula, anda harus mengafalkan sepuluh bentuk dasar dari ‘Adad (Bilangan): 1 وَاحِدٌ 6 سِتُّ 2 اِثْنَانِ 7 سَبْعُ 3 ثَلاَثُ 8 ثَمَانِي 4 أَرْبَعُ 9 تِسْعُ 5 خَمْسُ 10 عَشْرُ Dalam penggunaannya, bentuk-bentuk dasar ‘Adad tersebut akan mengalami sedikit perubahan dengan ketentuan sebagai berikut: Bilangan 1 (وَاحِدٌ) [...]

Read more...

I'RAB FI'IL MUDHARI'

إِعْرَب فِعْل الْمُضَارِع I’RAB FI’IL MUDHARI’ Fi’il Mudhari’ juga mengalami I’rab atau perubahan baris/bentuk di akhir kata bila didahului oleh harf-harf tertentu. Fi’il Mudhari mengenal tiga macam I’rab: 1) I’RAB RAFA’ ialah bentuk asal dari Fi’il Mudhari’ dengan alamat (tanda): a. Baris Dhammah: أَفْعَلُ / [...]

Read more...

ALAMAT FAR'IYYAH (TANDA-TANDA CABANG)

عَلاَمَات الْفَرْعِيَّة ALAMAT FAR’IYYAH (TANDA-TANDA CABANG) Dalam pelajaran-pelajaran yang lalu kita sudah melihat Alamat Ashliyyah atau tanda-tanda asli (pokok) dari I’rab yaitu baris Dhammah untuk I’rab Rafa’, baris Fathah untuk I’rab Nashab, dan baris Kasrah untuk I’rab Jarr. Diantara bentuk-bentuk Isim, [...]

Read more...